Medan Helvetia (Mitra Poldasu News) Cetiya Chit Sua Ong yang berada di Jalan Matahari Raya No 137 helvetia mengelar acara kegiatan sosial menjelang Imlek 2026 berupa memberikan bantuan sembako sebanyak 400 Paket kepada masyarakat yang terdampak banjir yang melanda di kota medan akhir tahun lalu Minggu 25 Januari 2026 pukul 09.00 wib.

Hok Liang selaku pengurus Cetiya Chit Sua Ong mengatakan kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak banjir di akhir tahun 2025 semalam kegiatan hari ini adalah tahap yang ke 3 kalinya kita berbagi sekaligus mengadakan Hut Dewa Hei Bai Wu Chang / Tua Ji Ya Pek yang rutin di adakan tiap tahunnya
selain pembagian sembako Cetiya Chit Sua Ong di hari ini juga melaksanakan ritual pelepasan mahluk hidup sekiar 1000 ekor burung di lepaskan
Hok Liang juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang sudah memberikan sedikit rejekinya kepada masyarakat yang kurang mampu semoga ketulusan dan niat baik para donatur berbuah baik serta di mudahkan rejeki dan di berikan kesehatan tutup nya
Ketua DPRD Kota Medan sekaligus Ketua Permabudhi Sumut (Drs.Wong Chun Sen.Tarigan.M.Pd.B) menyampaikan jangan di nilai dari besar kecilnya pemberian ini tapi dilihat dari kepedulian,keiklasan serta ketulusan para donatur menyalurkan bantuan melalui Cetiya Chit Sua Ong ini semoga kedepanya Cetiya Chit Sua Ong bisa semakin berkembang dan lebih peduli lagi membantu masyarakat.

Selain kegiatan Bansos Wong Chun Sen juga menanam 2 bibit pohon Apokat dan Mangis di Cetiya Chit Sua Ong dalam rangka Hut Prof.Dr (HC) Hj Megawati ke 79 Tahun sekaligus Hut PDI.Perjuangan ke 53 Tahun
Hal senada juga di sampaikan Ketua Tridharma Komda Sumut (Budi Malem SM.t) bersama jajaran anggota juga menyampaikan bahwa PTITD.SI 67 adalah tempat teloransi , harmonisasi dan kerukunan antar umat, jadi kita sebagai anggota Tridharma dan Martrisia harus menjaga kerukunan beragama antar sesama, kata Budi.
PTITD sendiri merupakan singkatan dari Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma. Organisasi ini berkaitan erat dengan Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia (Matrisia) dan aktif dalam kegiatan keagamaan serta sosial, khususnya yang berhubungan dengan ajaran Tridharma (Buddha, Tao, dan Konghucu) di Indonesia.
Budi juga menyampaikan agar setiap Vihara,kelenteng,Cetiya agar taat dan patuh terhadap semua aturan yang ada serta melengkapi kelengkapan surat surat baik itu tempat ibadah maupun personil nya agar semua resmi dan terdaftar kepemerintahan tutupnya
Diakhir acara seluruh jajaran mengadakan sesi foto bersama
Jurnalis : M.SULAIMAN
