Medan (Mitra Poldasu News) Pelangi kebersamaan di tahun baru imlek 2026 menjadi gambaran nyata harmoni sosial ketika seluruh elemen masyarakat dari berbagai suku,ras dan agama bergotong royong dalam menyambut pergantian baru imlek sebagai momentum memperkuat solidaritas dan toleransi antar umat beragama Jumat 23 Januari 2026.

Dalam kesempatan tersebut Andi Lubis menegaskan bahwa kerukunan dan toleransi merupakan pondasi utama yang harus terus di jaga demi keberhasilan kehidupan berbangsa dan bernegara
Menurutnya perbedaan suku,ras,agama dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu melainkan kekuatan yang menyatukan dalam kebersamaan
Andi mengatakan kami berbeda suku,ras,agama dan warna kulit namun menyatu dalam kebersamaan seperti pelangi berbagai macam warna tapi menciptakan pemandangan yang indah untuk di pandang ujarnya
Andi yang di percaya sebagai Ketua Umum TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketua Umum Pagar UNRI Prabowo-Gibran untuk negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjaga Bhineka Tunggal Ika bahwa perbedaan harus di maknai sebagai pemersatu bukan pemisah
NKRI harus di jaga HARGA MATI..tegasnya
Andi juga menegaskan agar perbedaan tidak di jadikan alasan untuk perpecahan melainkan sebagai kekuatan dalam menjalin persatuan dan kerukunan umat beragama
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.

Hal senada juga di sampaikan Budi Malem SMt selaku Penasehat Panitia Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026 mengatakan jangan kita jadikan perbedaan sebagai pemisah di antara kita tapi jadikan pemersatu lakum diinukum waliyadiin bagimu agamamu bagiku agamaku namun dalam toleransi kita harus bersatu padu saling menghormati satu sama yang lain serta bergotong royong
Budi juga mengatakan kegiatan Imlek Fair 2026 yang akan di gelar mulai dari tanggal 24 Januari hingga 4 Maret 2026 di Centre Point Mall Jalan Jawa No 8 Gang Buntu Kecamatan Medan Timur Lantai 3A menghadirkan berbagai pameran tradisional Budaya tionghoa penyelengara Van Virya Dharma Mahastavira tutupnya
Jurnalis : M.SULAIMAN
