Percut Sei Tuan (Mitra Poldasu News) Warga Desa Tembung, Pasar 7 Beringin, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendadak gempar atas penemuan sesosok mayat seorang remaja laki-laki di bawah pohon kueni, Senin (5 1/2026).

Korban diperkirakan berusia sekitar 25 tahun dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga sekitar lokasi kejadian, jasad korban pertama kali ditemukan tergeletak di bawah pohon kueni dengan kondisi masih mengenakan pakaian lengkap. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga dan memicu kerumunan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah warga mengaku terkejut dan tidak menyangka adanya peristiwa kematian di lokasi yang selama ini dikenal sebagai kawasan aktivitas warga. “Kami kaget, tiba-tiba sudah ramai orang. Korbannya masih pakai baju lengkap,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.Tak lama setelah penemuan, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengamankan area sekitar TKP. Polisi terlihat memasang garis polisi serta melakukan pemeriksaan awal di lokasi penemuan mayat. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait identitas korban maupun penyebab kematiannya.
Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan Mitra Poldasu News kepada pihak kepolisian setempat belum mendapatkan tanggapan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan kepada publik, baik terkait kronologi kejadian, dugaan penyebab kematian, maupun hasil pemeriksaan awal di lapangan.Kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Minimnya informasi resmi memicu spekulasi dan keresahan warga, terutama karena lokasi penemuan berada di lingkungan permukiman dan aktivitas warga sehari-hari.
Warga berharap pihak kepolisian dapat segera memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan asumsi liar serta memastikan apakah peristiwa ini murni kecelakaan, kematian alami, atau ada unsur lain yang perlu diungkap lebih lanjut.Hingga kini, kasus penemuan mayat remaja tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang. Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru setelah ada keterangan resmi dari kepolisian
Jurnalis : M.SULAIMAN
