Medan (Mitra Poldasu News) Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menunjukkan sikap tegas saat memimpin apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di halaman Polsek Medan Kota, Sabtu (17/1/2026) Malam
Di hadapan jajarannya, Calvijn meluapkan kemarahannya setelah menerima laporan adanya personel kepolisian yang dilempari batu oleh sekelompok orang saat bertugas.Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Pancasila, wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan (Tembung). Menanggapi hal itu, Kapolrestabes langsung mengubah strategi pengamanan malam tersebut dan membatalkan rencana awal apel di kawasan Sembahe
Mengawali arahannya, Kombes Pol Jean Calvijn menyebutkan bahwa hari ini menandai hari ke-101 masa kepemimpinannya di Polrestabes Medan. Ia menegaskan komitmennya untuk mempertanggungjawabkan seluruh kinerjanya kepada masyarakat.”Tepat hari ini adalah hari ke-101 saya menjabat. Saya akan pertanggungjawabkan apa yang saya kerjakan untuk masyarakat Kota Medan. Saya minta seluruh jajaran merekap apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan apa yang perlu dikoreksi berdasarkan keluhan masyarakat,” tegas Calvijn.
Suasana apel memanas saat Kapolrestabes menyinggung laporan dari Kapolsek Tembung mengenai anggotanya yang diserang di lapangan. Ia menegaskan tidak akan menoleransi sedikit pun tindakan anarkis yang menargetkan institusi Polri.”Kalau anggota saya menjerit, saya juga terasa. Tidak boleh ada perlawanan dari ‘begundal-begundal’ di sana saat kita menjalankan tugas negara. Kita memakai seragam ini karena negara,” ujarnya dengan nada tinggi.
Ia memberikan instruksi keras kepada personelnya untuk tidak ragu menggunakan kekuatan hukum yang terukur, termasuk penggunaan senjata api jika dalam keadaan terdesak.”Kalau kita ke sana untuk tugas, lalu dihadang, dilawan, dilempar, disekap, atau dibakar, maka ajar (tindak tegas)! Pelurunya masih ada? Perlu saya tambahin peluru tidak? Kita tidak akan mundur sedikit pun,” ucapnya di depan pasukan.
Sebagai bentuk respons cepat, Kapolrestabes menginstruksikan perubahan rayon patroli. Ia mengerahkan unit khusus TAMENG dan BKO Brimob untuk menyisir lokasi-lokasi rawan konflik, terutama di Rayon 1.Kepada para Kapolsek dan pejabat utama yang baru dilantik, Calvijn meminta mereka segera beradaptasi dengan ritme kerja yang cepat. Ia menekankan bahwa dinamika kejahatan jalanan di Kota Medan bergerak sangat cepat, sehingga kepolisian harus lebih gesit dalam bertindak.
Saya minta kalian menyesuaikan diri dengan cepat. Berlari! Tidak ada kata tidak bergerak. Jika putaran kita lambat, kita akan babak belur menghadapi kriminalitas yang semakin cepat di luar sana,” pungkasnya
Jurnalis ; M.SULAIMAN
