FKUB Kota Medan Doa Bersama Untuk Kota Medan

Medan (Mitra Poldasu News) Polrestabes Medan menggelar Acara Doa Bersama Lintas Agama di Halaman Apel Polrestabes Medan, Rabu (10/12), yang dihadiri lebih dari 400 peserta dari berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhayangkari, personel Polri–ASN, serta anak-anak yatim dari berbagai lembaga.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., bersama para pemuka agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Melalui doa bersama ini, seluruh unsur masyarakat bersatu memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa untuk:
1.Pemulihan pasca bencana yang melanda sejumlah wilayah
2.Kelancaran pengamanan Natal dan Tahun Baru
3.Keselamatan dan ketenteraman Kota Medan serta sekitarnya
4.Penguatan persatuan dan kebersamaan lintas agama
Kegiatan diisi dengan sambutan, tausiyah, doa bersama, penampilan paduan suara, hingga pemberian tali asih kepada 99 anak yatim dan keluarga empat personel Polri yang telah gugur dalam tugas — sebagai wujud kepedulian, penghargaan, dan rasa kekeluargaan Polrestabes Medan kepada masyarakat dan internal kepolisian.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, khidmat, dan penuh kebersamaan. Melalui momentum ini, Polrestabes Medan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersinergi dalam menjaga situasi Harkamtibmas, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta bersama-sama menghadapi berbagai potensi kerawanan dengan semangat persatuan.
Momen yang Tidak Akan Saya Lupakan
Di tengah rangkaian kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dan pemberian santunan, ada satu momen yang begitu menyentuh hati saya. Saat saya tengah menyerahkan tali asih, seorang anak laki-laki dari panti asuhan tiba-tiba memeluk saya begitu erat tanpa kata, hanya pelukan yang penuh ketulusan.
Pelukan itu mengingatkan saya bahwa tugas kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman… terutama untuk anak-anak yang sedang berjuang menjalani hidup dengan penuh harapan.
Untuk adik kecil yang memeluk saya tadi:
Terima kasih sudah datang dan memberikan kehangatan yang begitu tulus. Pelukanmu bukan sekadar pelukan—itu adalah pengingat bahwa setiap tindakan kecil kita bisa memberi kekuatan bagi orang lain. Kamu anak yang kuat, berharga, dan penuh masa depan. Teruslah bermimpi, teruslah percaya bahwa dunia ini juga memelukmu kembali.
Semoga Tuhan selalu menjagamu, Nak.
Dan semoga kota ini selalu menjadi tempat yang aman bagi setiap anak yang sedang tumbuh dan berharap.
Semoga Kota Medan senantiasa diberikan perlindungan, kedamaian, dan kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan.

Jurnalis : M.SULAIMAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *