Medan (Mitra Poldasu News) Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan menyentuh hati dalam kegiatan “Curhat Warga” yang digelar di sebuah kafe di Jalan Jermal 15, Medan Denai, Kamis (15/1/2026).

Dalam sambutannya, Kombes Jean Calvijn menegaskan bahwa upaya kepolisian dalam memberantas narkoba dan perjudian di kawasan Jermal bukan sekadar penegakan hukum, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi muda.Jean Calvijn mengungkapkan bahwa kawasan Jermal memiliki rekam jejak yang cukup kelam terkait resistensi terhadap petugas. Setidaknya, kepolisian telah melakukan delapan kali penindakan di berbagai titik lokasi yang telah “menggurita” selama bertahun-tahun
Banyak sekali petugas kami yang mendapatkan perlawanan, disekap, hingga kendaraan dinas dibakar saat melakukan penertiban narkoba dan judi. Tersangka dipaksa lepas, dan barang bukti dirampas. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegas Jean Calvijn.Ia menambahkan, keberadaan barak-barak narkoba di wilayah tersebut sudah sangat mengkhawatirkan, karena melibatkan anak-anak di bawah umur dan pelajar.
Sambil berdiri di tengah warga, Kapolrestabes menitipkan pesan mendalam kepada para orang tua agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anak-anak mereka.
Saya miris dan sedih. Jangan sampai kita sebagai orang tua menyesal di kemudian hari. Kenapa anak-anak kita lebih nyaman berada di barak narkoba daripada di rumah sendiri? Kenapa mereka lebih mendengar bandar daripada nasihat ayah, ibu, atau tokoh agama,” ucapnya dengan nada bergetar.Bagi Jean Calvijn, menangkap pelaku bukanlah sebuah kebanggaan utama. “Prestasi iya, tetapi saya tidak bangga. Saya jauh lebih bangga jika bisa melakukan pencegahan. Jangan sampai narkoba sudah sampai di depan pintu kamar anak-anak kita,” tambahnya.
Dalam sesi tanya jawab, salah seorang warga bernama Susi menyampaikan aspirasinya agar citra buruk yang melekat pada kawasan Jermal segera berakhir. Ia menyoroti akses jalan yang terlalu terbuka sehingga memudahkan pelaku kejahatan dari luar wilayah untuk keluar-masuk.”Kami ingin image kelurahan kami berubah. Selama ini Jermal sering jadi pelarian pelaku kejahatan atau tawuran dari wilayah tetangga (Deli Serdang). Kami berharap aksesnya ditutup atau diperketat agar transaksi narkoba tidak leluasa lagi,” harap Susi.
Ia juga berharap penindakan ini dilakukan secara tuntas seperti yang pernah dilakukan di Kampung Kubur, demi menjaga keamanan generasi mendatang.Senada dengan upaya kepolisian, Camat Medan Denai, Tommy Prayoga Sidabalok, S.STP, M.AP, menyatakan dukungannya terhadap keamanan lingkungan. Ia melaporkan bahwa saat ini di wilayah Kecamatan Medan Denai terdapat 11 Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang aktif beroperasi untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Kegiatan “Curhat Warga” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Medan Denai, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta kader Karang Taruna. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat
Jurnalis : M.SULAIMAN
