Medan (Mitra Poldasu News) Aksi brutal menggangu kenyamanan masyarakat gerombolan anak geng motor ( Gemot) kembali marak di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa dan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Akibatnya, warga saat ini kembali resah, karena gerombolan anak Gemot ini selalu bikin keributan dengan aksi tawuran dan melempari rumah warga.
Beberapa titik kumpul dan rute gerombolan gemot ini berada di jembatan Evergreen Desa Dalu Sepuluh A, depan perumahan Citra Land Tanjung Morawa, Desa Dalu Sepuluh B, Jalinsum Desa Wonosari, Desa Bandar Labuhan, Desa Limau Manis Pasar 14, Medan Senembah Tanjung Morawa dan Jalan arteri Bandara seputaran Sport Center Kecamatan Batang Kuis.
Kalau di Dalu sepuluh A ini mereka itu lewat diatas pukul 02.00 wib atau menjelang subuh, biasa kumpul di jembatan evergreen aliran Sungai Belumai, bawa sajam macam macam mereka, sebagian penyabu juga makanya enggak ada ngantuknya,” ucap Zailani warga Dalu Sepuluh, Senin(12/1/2025).
Sebelumnya, tujuh orang anak Gemot diamankan warga bersama Babinsa Koramil Tanjung Morawa di Jalan Pendidikan Desa Dalu Sepuluh sejumlah senjata tajam dan anak panah turut diamankan, selanjutnya diserahkan ke aparat Polsek Tanjung Morawa untuk ditindak lanjuti, namun kini ketujuh orang anak Gemot itu hanya dijatuhi sangsi buat pernyataan tak mengulang lagi dan diserahkan pada orang tuanya oleh Polisi.
Tidak ada hukuman atau pembinaan yang membuat efek jera hingga aksi gerombolan geng motor ini terus berkelanjutan meresahkan masyarakat,” ucap Udin Dalu Sepuluh.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni Heryanto Damanik menanggapi hal ini dengan menyebutkan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan meminta masyarakat segera menginformasikan pada pihaknya bila mengetahui ada nampak aksi gerombolan gemot ini untuk segera diambil tindakan.
Kami tingkatkan patroli dan pada masyarakat bila melihat aksi gelot segera kabari untuk kita ambil tindakan,” pungkasnya.
Jurnalis : M.SULAIMAN
