Medan (Mitra Poldasu News) Teriakan warga kawasan Jalan Jermal 15, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), yang menyebut-nyebut GS alias Guntur sebagai bandar narkoba dan dikenal paling sulit disentuh aparat, akhirnya didengar oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, saat melakukan penggerebekan di salah satu barak atau kampung narkoba di sana.
Perwira yang baru beberapa bulan menjabat Kapolrestabes Medan itu pun langsung bergeming dan siap melakukan penangkapan. “PR saya adalah menangkap Guntur. Kepada masyarakat, saya ucapkan terima kasih atas dukungannya. Setelah ini kita akan melaksanakan apel konsolidasi,” ujar Kapolrestabes Medan di hadapan personel dan warga, di sela- sela operasi penggerebekan, Sabtu (20/12/2025).

Menjelang dinihari.Dalam operasi tersebut, Kapolrestabes Medan Jean Cavijn memerintahkan agar empat orang yang diduga tersangka segera diamankan dan dibawa ke Polrestabes Medan.
Perwira yang terkenal mengungkap kasus narkoba para artis itu juga menginstruksikan sebagian pasukan untuk bergabung dengan tim reserse serta menelusuri keberadaan seorang terduga pelaku berinisial Guntur yang diduga sebagai salah satu target utama.
Sebelumnya, penggerebekan dilakukan langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr.Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, pada awal pelaksanaan Operasi Lilin 2025.Penggerebekan tersebut diawali dengan apel gabungan Gerakan Sapu Narkoba (GSN) yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, sekitar pukul 23.35 WIB. Apel berlangsung dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Apel gabungan dipimpin langsung Kapolrestabes Medan dan diikuti oleh Wakapolrestabes Medan, Kabag Ops, para Kasat jajaran, serta personel gabungan dari Gegana, Brimob, Samapta Polda Sumut, Tim JCS, Reskrim, Narkoba, dan Intelkam dengan total ratusan personel.Dalam arahannya, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa Operasi Lilin akan berlangsung selama 20 hari ke depan. Ia juga mengungkapkan bahwa pada malam sebelumnya, personel Reskrim dan Sat Narkoba telah melakukan penangkapan di kawasan Jalan Jermal 15, dan pada malam tersebut kembali dilakukan penindakan lanjutan.
Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan, apakah semakin ramai atau justru berkurang. Laksanakan tugas secara humanis, namun apabila ada perlawanan, segera kita amankan,” tegas Kapolrestabes dalam arahannya kepada personel.Sekitar pukul 23.50 WIB, Kabag Ops Polrestabes Medan memberikan penjelasan teknis terkait cara bertindak (CB) kepada seluruh personel yang terlibat. Selanjutnya, pada pukul 00.36 WIB, Kapolrestabes Medan bersama pejabat utama Polrestabes Medan tiba di Kampung Narkoba Jalan Jermal 15 untuk memimpin langsung penggerebekan.
Penggerebekan kemudian dilanjutkan ke lokasi target di Jalan Jermal 15 sekitar pukul 01.00 WIB. Di lokasi tersebut, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa untuk malam itu penggerebekan dicukupkan, seluruh terduga tersangka dan barang bukti segera dibawa ke Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut.
Operasi penggerebekan Gerakan Sapu Narkoba di kawasan Jermal 15 berakhir pada pukul 01.36 WIB. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Hingga saat ini, Polrestabes Medan masih terus melakukan pengembangan guna memburu dalang dan otak utama peredaran narkoba serta praktik perjudian di kawasan tersebut
Jurnalis : M.SULAIMAN
